Malam ini sangat
sepi, tidak seperti biasanya gubuk tua yang selalu ramai oleh keluarga, malam ini
aku hanya berdua dengan adikku, tapi adikku sedang pergi main bersama temannya.
Semilir angin malam membuat bulu kuduk berdiri, suasana senyap tanpa suara,
hanya suara detik jam dan gemuruh dedaunan yang terhempas angin.
Lampu yang
menyinari kamar tiba-tiba redup tanpa sebab, khayalanku tak karuan ketika
mendengar suara gordeng pintu seperti ada yang menggeser, Tanyaku “siapa itu?,” tidak
ada yang menjawab, mungkin hanya angin pikirku. “kreeekk….kreeekk…kreekk…”
pintu usang itu terbuka,